“Saya sudah 35 tahun jualan nasi, tapi baru sekarang saya tak bisa menyajikan orek karena tempe menghilang dari pasar tiga hari ini,” kata Mu’min, pemilik Warung Nasi Ojo Lali, yang berlokasi di Jalan Melati, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Zaman perang, zaman Bung Karno, zaman geger G30S, zaman Pak Harto, enggak pernah tempe [...]
Archive for the ‘"Jangan Hanya Sebatas Kata"’ Category
Ketika Kedele di tangan “keledai”
Posted in "Jangan Hanya Sebatas Kata" on January 16, 2008 | Leave a Comment »
Penjual Obat dan Kerinduan Akan Masa Lampau
Posted in "Jangan Hanya Sebatas Kata" on December 28, 2007 | Leave a Comment »
Matahari pagi mulai menyengat di akhir bulan November. Seperti biasa saya segera menaiki angkutan umum menuju pusat kota. Meski kabut Bukit Gado-Gado masih melayang, namun herannya cuaca terasa sudah panas. Memang beberapa bulan terakhir, perubahan cuaca mendadak menjadi hal biasa bagi warga Padang yang beraktifitas.
Lumrah saja, jika paginya begitu dingin siangnya panas sekali, dan hujan [...]